MERDEKA.COM – Tim kuasa hukum Presiden Jokowi menegaskan, pihaknya tidak akan menunjukkan lagi ijazah kelulusan UGM presiden ke-7 Indonesia tersebut. Sebab Pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara mengatakan, ijazah yang sempat ditunjukkan justru dibuat sebagai bahan menyudutkan Jokowi. Hal ini diungkapkannya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (14/4).
Rivai mengibaratkan, tuntutan ini sebagai jebakan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Tim kuasa hukum Jokowi mengingatkan, mulai dari sekarang, pihaknya akan menempuh jalur hukum jika masih ada yang memfitnah Presiden Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan, dorongan untuk menempuh jalur hukum bertujuan menunjukkan bahwa informasi soal ijazahnya adalah benar adanya. Jokowi menegaskan, pihak yang menuduh atau menyebarkan informasi bohong harus bisa mempertanggungjawabkan ucapannya.
—-
#merdekadotcom
MORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/
Produced by https://www.merdeka.com
KLN Apps ► http://www.kln.id/apps/
—-
Youtube ► https://www.youtube.com/merdekacomvideonews
Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka
WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2aKxNAjPXQRpJGf70z
Twitter ► https://twitter.com/merdekadotcom
Facebook ► https://www.facebook.com/MDKcom
Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate
